Lewati ke konten utama

Send Task & Receive Task

Simbol Send dan Receive Task dalam BPMN 2.0

Send Task dan Receive Task adalah dua tipe task yang berpasangan — satu mengirim pesan, satu menunggu pesan. Keduanya erat kaitannya dengan Message Event, namun memiliki nuansa penggunaan yang berbeda.


Send Task​

Send Task adalah task yang dirancang khusus untuk mengirimkan pesan ke peserta lain.

Simbol: Ikon amplop terisi (filled envelope) di sudut kiri atas
Analogi: Anda duduk, menyiapkan surat, memasukkannya ke amplop, lalu mengirimnya — ini adalah pekerjaan yang Anda lakukan.

Kapan Send Task vs. Message Throwing Event​

AspekSend TaskMessage Throwing Intermediate Event
Semantiknya"Pekerjaan mengirimi pesan""Kejadian bahwa pesan dikirim"
Ada durasi/effort?✅ Bisa ya❌ Instan
Bisa dipantau/dimonitor?✅ Masuk task list❌
Bisa gagal dan perlu retry?✅Lebih rumit
Kejelasan diagramLebih eksplisitLebih ringkas

Gunakan Send Task ketika:

  • Pengiriman pesan adalah "pekerjaan" yang membutuhkan persiapan (menyiapkan konten, format, lampiran)
  • Pengiriman bisa gagal dan perlu penanganan error khusus
  • Anda ingin menunjukkan bahwa ada effort (waktu, sumber daya) dalam pengiriman

Gunakan Message Throwing Event ketika:

  • Pengiriman pesan adalah konsekuensi instan dari suatu kejadian
  • Diagram ingin menunjukkan "pada titik ini, pesan dikirim" tanpa menekankan proses pengirimannya

Contoh Send Task​

  • Aktor/Lane: Sistem Back-Office

  • Nama Task: Kirim Surat Keputusan Kredit ke Nasabah

  • Langkah Kerja:

    • Persiapkan PDF surat keputusan dari template.
    • Lampirkan jadwal angsuran.
    • Kirim via email dan cetak fisik untuk arsip.
  • Estimasi Durasi: 5 menit (termasuk pembuatan dokumen).

  • Aktor/Lane: Petugas Pengadaan

  • Nama Task: Kirim Purchase Order ke Vendor

  • Langkah Kerja:

    • Buat dokumen PO berdasarkan data persetujuan.
    • Kirim via email resmi perusahaan.
    • Simpan salinan di sistem DMS (Document Management System).

Contoh Diagram Alur Send Task​

Diagram berikut membandingkan penggunaan Send Task + Receive Task (baris atas) versus Message Intermediate Event (baris bawah) untuk alur yang secara teknis setara:

Perbandingan Send Task vs Message Event

Baris atas: Send Task dan Receive Task — menekankan bahwa mengirim/menunggu adalah sebuah pekerjaan yang memiliki durasi dan bisa gagal.
Baris bawah: Message Throwing dan Catching Event — menekankan bahwa pesan adalah sebuah kejadian instan dalam alur.


Receive Task​

Receive Task adalah task yang dirancang untuk menunggu dan menerima pesan dari peserta lain.

Simbol: Ikon amplop tidak terisi (outline envelope) di sudut kiri atas
Analogi: Anda menunggu di depan kotak surat sampai surat datang — ini adalah pekerjaan menunggu yang aktif.

Kapan Receive Task vs. Message Catching Event​

AspekReceive TaskMessage Catching Intermediate Event
Semantiknya"Pekerjaan menerima dan memproses pesan""Kejadian bahwa pesan diterima"
Ada pemrosesan setelah terima?✅ Implisit❌ Terpisah di task berikutnya
Kejelasan diagramLebih eksplisitLebih ringkas
Bisa instantiating process?✅ (jika adalah task pertama)✅ (Message Start Event)

Gunakan Receive Task ketika:

  • Penerimaan pesan disertai pemrosesan yang segera dilakukan (verifikasi format, logging)
  • Anda ingin menekankan bahwa ada effort dalam "menerima" (memeriksa kelengkapan, mengarsipkan)

Gunakan Message Catching Event ketika:

  • Penerimaan pesan murni sebagai trigger untuk melanjutkan alur
  • Diagram ingin menunjukkan "proses menunggu di sini" tanpa detail

Contoh Receive Task​

  1. Kirim RFQ ke Vendor (Send Task)

  2. Terima dan Catat Penawaran Vendor (Receive Task)

    • Verifikasi format penawaran.
    • Simpan ke sistem e-procurement.
    • Log waktu terima untuk audit trail.
  3. Evaluasi Penawaran (User Task)

  4. Ajukan Transfer via Internet Banking (Service Task)

  5. Terima Konfirmasi Transfer dari Bank (Receive Task)

    • Konfirmasi nomor referensi.
    • Cocokkan jumlah transfer.
  6. Update Status Pembayaran (Service Task)


Instantiating Receive Task​

Receive Task bisa berfungsi sebagai pemula proses jika ia adalah elemen pertama dalam proses (menggantikan Message Start Event). Ini disebut instantiating Receive Task.

  1. Terima Pesanan dari E-Commerce (Receive Task) $\rightarrow$ Memulai proses instance baru.
  2. Validasi Ketersediaan Stok (Service Task) $\rightarrow$ Berjalan otomatis.
  3. ...

Bedanya dengan Message Start Event adalah semantik: Start Event lebih eksplisit bahwa "pesan ini yang memulai proses", sementara Receive Task menekankan "pekerjaan menerima" adalah task pertama.


Ringkasan: Kapan Pakai Apa​

SituasiRekomendasi
Mengirim email notifikasi sederhanaMessage Throwing Event
Menyiapkan + mengirim dokumen formal (PO, kontrak, surat)Send Task
Proses berhenti menunggu konfirmasiMessage Catching Event
Menerima + memverifikasi + mengarsipkan dokumen yang masukReceive Task
Pesan sebagai trigger instan tanpa effortMessage Event
Pesan yang membutuhkan "kerja" saat kirim/terimaSend/Receive Task

Selanjutnya: Sub-Process →

Artikel Terkait

💡

Sudah memahami konsep BPMN?

Wujudkan diagram Anda menjadi workflow automation nyata tanpa coding - dengan AlurKerja, platform BPM buatan Indonesia.