Lewati ke konten utama

Business Rule Task

Simbol Business Rule Task dalam BPMN 2.0

Business Rule Task adalah task yang mendelegasikan keputusan kepada Business Rule Engine — sistem khusus yang mengelola aturan bisnis secara terpisah dari logika proses. Hasilnya kemudian dikembalikan sebagai variabel proses untuk digunakan oleh step berikutnya.

Simbol: Ikon tabel/grid di sudut kiri atas persegi panjang sudut membulat


Mengapa Ada Business Rule Task?​

Bayangkan sebuah Bank yang menentukan tingkat suku bunga kredit berdasarkan:

  • Skor kredit nasabah
  • Tenor pinjaman
  • Jenis pinjaman (KPR, KKB, multiguna)
  • Segmen nasabah (retail, SME, korporat)
  • Kondisi pasar saat ini

Logika ini sering berubah — karena kebijakan Bank Indonesia, kondisi pasar, atau strategi bisnis. Jika aturan ini ditulis di dalam Script Task atau Service Task (dalam kode), setiap perubahan membutuhkan deployment ulang aplikasi — proses yang lama dan berisiko.

Business Rule Task memisahkan dua hal:

  • Proses (BPMN): urutan langkah yang relatif stabil
  • Aturan (Business Rules): logika keputusan yang sering berubah

Dengan pemisahan ini, tim bisnis bisa mengubah aturan tanpa menyentuh kode.


Standar: DMN (Decision Model and Notation)​

BPMN biasanya dipasangkan dengan DMN (Decision Model and Notation) — standar OMG yang sama yang mendefinisikan BPMN — untuk memodelkan aturan bisnis. Camunda, Flowable, dan banyak BPMS mendukung keduanya.

Decision Table​

Bentuk DMN yang paling umum adalah Decision Table — tabel yang mendefinisikan aturan input-output:

Contoh: Penentuan Kategori Risiko Kredit

Skor KreditUsia (tahun)Rasio DBRKategori Risiko
≥ 700[21..55]< 30%RENDAH
[550..700)[21..55]< 40%SEDANG
[550..700)[21..55][40%..60%)TINGGI
< 550--DITOLAK
-< 21-DITOLAK
-> 55-REVIEW MANUAL

DBR = Debt Burden Ratio (rasio cicilan terhadap penghasilan)

Keunggulan tabel ini: tim analis kredit bisa membaca, memvalidasi, dan mengubahnya sendiri — tanpa developer.


Hubungan Business Rule Task dengan DMN​

  1. Input Data Nasabah (User Task)
  2. Tentukan Kategori Risiko (Business Rule Task) $\rightarrow$ Memanggil keputusan DMN KategoriRisikoKredit
  3. Kategori Risiko? (Exclusive Gateway)
    • RENDAH $\rightarrow$ Persetujuan Otomatis
    • SEDANG $\rightarrow$ Review Analis (User Task)
    • TINGGI $\rightarrow$ Review Komite (User Task)
    • DITOLAK $\rightarrow$ Kredit Ditolak (End Event)

Business Rule Task memanggil DMN Decision, lalu hasilnya (kategoriRisiko) digunakan oleh Gateway untuk menentukan jalur selanjutnya.


Jenis Keputusan dalam DMN​

Decision Table (Tabel Keputusan)​

Untuk aturan berbentuk matriks kondisi-hasil. Cocok untuk:

  • Penentuan kategori/segmentasi
  • Kalkulasi berbasis aturan bertingkat
  • Eligibility checking

Decision Literal Expression​

Untuk kalkulasi sederhana menggunakan FEEL (ekspresi seperti spreadsheet):

if skorKredit >= 700 then "RENDAH"
else if skorKredit >= 550 then "SEDANG"
else "TINGGI"

Decision Requirements Graph (DRG)​

Untuk keputusan kompleks yang dibangun dari keputusan-keputusan yang lebih kecil:

  • Kondisi Input: Skor Kredit, DBR (Debt Burden Ratio), dan Segmen Nasabah $\rightarrow$ Dievaluasi bersama untuk menghasilkan Limit Kredit $\rightarrow$ Dilanjutkan untuk menghasilkan keputusan Suku Bunga.

Contoh Penggunaan di Berbagai Industri​

Perbankan: Penentuan Suku Bunga​

Input:

  • Tenor pinjaman
  • Jenis pinjaman
  • Rating nasabah
  • Kolateral yang diberikan

Output:

  • Suku bunga dasar
  • Suku bunga penalti (jika ada)
  • Tenor maksimum yang diizinkan

Asuransi: Kalkulasi Premi​

Input:

  • Usia tertanggung
  • Jenis pertanggungan
  • Riwayat klaim
  • Profil risiko

Output:

  • Premi bulanan
  • Maksimum manfaat
  • Pengecualian yang berlaku

Pemerintahan: Eligibility Bantuan Sosial​

Input:

  • Pendapatan keluarga
  • Jumlah tanggungan
  • Kepemilikan aset
  • Status pekerjaan

Output:

  • Jenis bantuan yang berhak diterima
  • Besaran bantuan
  • Periode penerimaan

Business Rule Task vs. Exclusive Gateway​

Ini adalah kebingungan yang sering terjadi:

AspekExclusive GatewayBusiness Rule Task
Logika ada di mana?Di Sequence Flow (condition expression)Di Decision Engine (terpisah)
Cocok untukKondisi sederhana, 2–3 jalurAturan kompleks, banyak variabel
Bisa diubah tanpa deploy?❌✅
Tim bisnis bisa ubah sendiri?❌✅
Contoh"Apakah nilai > 100?""Tentukan kategori risiko kredit"

Panduan: Gunakan Gateway untuk kondisi sederhana berbasis variabel proses yang sudah ada. Gunakan Business Rule Task + DMN untuk keputusan yang melibatkan banyak variabel dan logika yang kompleks atau sering berubah.


Kapan Menggunakan Business Rule Task​

Gunakan ketika:

  • Keputusan melibatkan banyak variabel (>3 input)
  • Aturan berubah lebih dari sekali dalam setahun
  • Tim bisnis perlu bisa memvalidasi dan mengubah aturan sendiri
  • Keputusan perlu diaudit dan terdokumentasi dengan baik
  • Aturan yang sama digunakan di banyak proses berbeda

Tidak perlu ketika:

  • Kondisi sangat sederhana ("ya/tidak", satu variabel)
  • Aturan stabil dan tidak berubah
  • Tim IT kecil dan DMN engine terlalu berat untuk diimplementasikan

Selanjutnya: Send Task & Receive Task →

Artikel Terkait

💡

Sudah memahami konsep BPMN?

Wujudkan diagram Anda menjadi workflow automation nyata tanpa coding - dengan AlurKerja, platform BPM buatan Indonesia.